Rabu, 24 Oktober 2012

KUACI of NYINNYING

Kuaci is a kind of nut made of the seed of sunflower or in sophisticated term known as (adalah sejenis kacang yang diolah dari biji bunga matahari atau yang lebih dikenal dengan istilah) CAMILAN a.k.a CEMILAN. (wiwdihh, sok english!!!). while Nyinying is not me. lebih jelasnya silahkan copas kata yang saya bold dan tempel pada search barnya google. lalu apa hubungan isi dan judulnya. jawabannya gak ada sama sekali. sumpah saat gue nulis postingan ini, gue sampe kehabisan energi sekedar mikirin judul yang sesuai. (alay ya!!!).

Sebelum masuk kedalam isi cerita konyol ini terlebih dahulu perkenangkan gue perkenalkan para tokoh yang terlibat secara sadar dalam peristiwa. Eh, sebelumnya ini real ceritanya ya. Gak fiktif kok. Yakinlah sumpah!!!
1.       Nama                        : Julia Estelle(r).
Tempat lahir               : Virginia, America Serikat
Pendidikan            : Geography Education State University of Makassar
Social Media address
-                                Facebook            : Hardiyanti Coke
-                          
Seorang gadis manis yang kata teman-temannya supel. Analisis gue mengatakan bahwa sebenarnya dia gak manis-manis amat bahkan kata supel itu terlalu halus untuknya. Secara universal Juli adalah gadis yang super ribut (baca: genset). Bagi teman-temannya dia itu ibarat ibu peri. (seumur-umur gak ada Peri yang ribut kayak dia). Dia adalah tempat yang nyaman untuk berbagi cerita dan rahasia. Orangnya idealis dan penuh dengan solusi-solusi cerdas nan tepat. Hanya saja gue gak bisa bayangin begitu sibuknya dirinya melayani temannya curhatan (baca:berbagi kebodohan).
Misalnya:
“eh, gue mau curhat dong, Juli” temannya yang laki-laki bertubuh subur memulai curhatnya
“yah, ada masalah apa, Jal?” sahutnya menggapi dengan wajah manis (hueeekk)
“jadi gini, dua hari yang lalu gue kan jajan nasi kuning. Trus dua hari berikutnya gue bermasalah ama BAB” Tanya Rijal dengan muka lugunya.
“apa hubungannya Be-a-Be ama nasi kuning? Kalu bungkus nasinya terbuat dari kertas yang berisi tulisan BAB I mungkin…”
Rijal finalized the dialogue by cut her into pices…
Nah, ngaco kan? Harusnya rijal menkonsultasikan masalahnya ke Dokter. Bukan ke wanita pertapa kayak dia.
2.       Nama                        : Sazkia Adya Mecca
Tempat Lahir              : Kairo
Pendidikan          : Biology Education State University of Makassar
Social Media address
-                                 Facebook            :Nur Zakia Randi S  
        
Gadis solehah. Hobi baca buku dan merenung. (tebakan gue doang). Menurut opini gue, hal yang menarik darinya adalah lesung pipinya yang mirip sarang kuda nil (emang ada gitu???). menurut analisa mentalistik gue dia orangnya perasa dan peka. Idaman general cowok-cowok, sebab kepekaannya mendeskripsikan kalo dia cewek manja dan penyayang. Gue banget lah.eh, ralat,  Maksudnya sifat gue nggak kayak gitu. Gue bukan tipikal cewek manja dan penyayang sebab gue bisa buktikan secara ilmiah kalo gue bukan cewek. Wallahi…
Mudah-mudah kalian berdua dibanjiri permintaan pertemanan sebagaimana impan kalian (huahahahahaa)
Story Begins….
Suatu hari gue dapat traktiran dari Juli dan Zaskia. Keduanya adalah murid saya. Cuma kedekatan  saya ama mereka ibarat Marimar dan Fulgoso dalam telenovela. Traktiran itu bermula ketika kedua adek saya itu minta tolong agar gue tunjukin gedung administrasi kampus guna daftar ulang sebab keduanya adalah Mahasiswa baru. Dengan senang hati gue datang menemui mereka. Sesuatu yang tak terduga terjadi. Kami bertiga mengenakan warna baju sepadan, merah Maroon. Jadinya kita kaya ibu-ibu arisan. Singkat cerita urusan administrasi selesai maka gue pun balik lagi ke tempat kerja. Gak lama kemudian, telpon saya berdering. Gue angkat dan,..oh ternyata saya ditraktir tuk makan.
Gue pun segera meluncur ke tempat yang mereka maksud. Sebuah warung sederhana berdinding jaring kawat sehinggan udara begitu leluasa membelai. Semangkok mie bakso udah tersedia dihadapan kami masing-masing.
Ngobrol ngalor-ngidul hingga tak terasa raiblah semangkok mie tersebut. Gak tahu pasti siapa yang mie-nya dulu abis. Namun perkiraan gue Zaskia is the winner. Gimana tidak, dia gak banyak bicara kayak si Julie. Maka secara sistematis dan kalkulatif (apa omong) mulutnya lebih aktif dalam menghabisi semangkok mie. Sementara si Julie terlalu aktif lidahnya. Apa-apa diomongin. Mulai dari mie-nya gak terlalu enak hingga pada pertanyaan mengapa bentuk mie-nya harus kayak lembaran tali. Kritis sekaligus dodol. Lagian gak mungkin juga kan mie itu bentuknya bulat trus pake bolongan. Itu Donut!!! (sori adek Julie yang caem, tokoh kamu harus gue hitamkan. Lo terlalu baik abisnya…). Enyaak!!! Cuma itu yang bisa gue ucapakn sehabis makan.
Saat gue sedang minum air mineral, tiba-tiba seorang gadis kecil mendekati dibalik kawat (dinding) dan minta duit.
“aduh, kakak gak punya uang kecil dek” jawab gue.
“air putihnya aja kak kalo gitu,” pinta adek kecil itu dari arah luar kawat.
“gimana kakak bisa kasi dek, gak muat lobang jaringnya dek. Masuk aja dek sini ” gue sok baik dihadapan kedua ibu arisan yang sedang men-traktir saya.
“dikuluarin aja pipetnya kak. Biar saya minum dari sini” pinta gadis kecil itu lagi. Gue luluh, dan akhirnya nurut. Air mat ague berderai. Nangis. (sumpah, Si Julie ama Zaskiya akan bilang gue boong.)
Setelah meminum air mineral itu, adek kecil itu berlalu namun tak lupa mengucapkan terima kasih. Gak lama kemudian datang pulang seorang anak laki-laki. Mendekati gue.
“minta juga dong kak!!” pintanya
“aduh, dah abis dek. Dah diminum ama adek teman kamu yang tadi” jawab gue
Adek itu sedikit kebingungan lalu denga tiba-tiba…
“SAYA TIDAK MINTA AIR. UANG YANG SAYA MINTA!!” ujar adek KOPLAK itu sambil marah-marah.
Gue kalap. Bingung. Gue mandang ke arah dua cewek cantik (kata mereka sendiri) yang ada dihadapan gue. Mereka nyeringai. Senyum. (senyumnya gak enak).
“ee, bocah Koplak!!! gue udah jawab dengan sopan juga. Udah baik juga kalo gue mau nawarin loh minum. Dasar ini anak” gumam gue dalam hati. Gue gak berani memaki dihadapan dua cewek (baca:ibu-ibu) ini. Jaga imej soalnya. Gue juga tahu apa yang ada di dalam hati keduanya, satu hal yang menurut hipotesis gue pasti adalah mereka ingin sekali menertawakan gue dengan puasnya. Muka tahan tawa mereka begitu contrast sampai gue nggak bisa bedakan antara tahan kentut atau tahan tawa.

pertmuan kami kemudian berlalu. hingga saya gak ingat lagi bagaimana akhir semuanya. saat itu fikiran saya tertuju pada perlakuan adek tadi kepada saya. si Bocah Koplak!!!

aduh, indonesia itu sungguh unik. anak peminta2 saja meresa punya otoritas yang tinggi. bagaimana dengan orang yang duduk dalam ebuah lembaga kenegaraan?? cekcekcek...pantas korupsi merjalela...

wassalam,

salam Goyang Bebek..

1 komentar:

http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html http://www.resepkuekeringku.com/2015/03/resep-kue-cubit-coklat-enak-dan-sederhana.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/10/resep-donat-kentang-empuk-lembut-dan-enak.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/07/resep-es-krim-goreng-coklat-kriuk-mudah-dan-sederhana-dengan-saus-strawberry.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/06/resep-kue-es-krim-goreng-enak-dan-mudah.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/09/resep-bolu-karamel-panggang-sarang-semut-lembut.html