Derit sunyi tak bertepi
Hela nafas nyaring bergegas
Telah pulih dari tawa-tawa jiwa
Sisanya, aku, juga inderanya menanti
Lepaskan,...
bisikkan pesanmu yang kemarin patah
sebab telingaku menunggu
Bicaralah, saraf dan jantung merontah berdebar
berharap pesanmu tak lagi kandas
oleh angin juga ragu kau buat-buat
Derit sunyi ia juga bunyi
biarlah lelah tetap engkau sampaikan
sekalipun suara tak berakhir di telinga
ia bermula dari bathinmu
untuk bathinku dalam wajah sunyi
Slyr, 16-04-16

0 komentar:
Posting Komentar