Jumat, 27 Februari 2015

Di situ kadang saya sedih...

Hidup adalah sebuah mozaik yang terdiri dari keping serba-serbi. Ia ibarat warna kombinasi yang menjadi kesatuan membentuk harmoni. tak  heran jika kemudian berbagai bentuk perilaku manusia menghiasi hidup ini. ada duka ada duka. Belum hilang dari ingatan bagaimana tingakh spesies alay dalam kelas tumbuhan biji Cabe-cabean, muncul lagi fenomena narsis level master. Akhirnya muncullah penemuan semisal tongsis dan cangkul (apa hubungannya coba?). gak cukup itu, penemuan dalam bentu lainnya penyokong kenarsisan adalah sofware foto pada smartphone. sebut saja camera 360 yang mampu mengalahkan fenomena operasi plastik hingga munculla generasi Retrica. sosial media dipenuhi postingan foto narsis yang berserakan. ada dengan model bibir maju mundur, mata juling, poni kuda liar sampai yang sook merem biar keliahatan imut-kiut malah jatuhnya sakit jiwa. disitu kadang saya sedih...

Belum juga fenomena diatas usai, muncullah demam batu bata, eh maksunya batu mulia. gue yang sebelumnya hanya kenal batu dalam jenis batu bata, batu apung dan batu ulekan tiba disodorkan berbagai jenis batu lainnya dalam fenomena ini. ada bacan, giok, sisik naga, putri duyung, putri yang tertukar. hahhaha. kebanyakan penggila batu ini adalah para pria meskipun ada juga wanita penggila batu. gak usah ditanya alasan suka batu sebab rana musyrik mistis bakal kemana-mana. ada yang pecaya batunya bikin kebal, nyembuhhin penyakit hingga menjinakkan pasangan saat ketahuan punya pasangan lain. ibu-ibu dan sejenisnya gak mau ketinggalan. sulam alis mulai tenar. bahkan sulam bibir. gak tahu jenis benang apa yang dipake menyulam. akhirnya bentuk alis muncul bak type rumah real estate. tergantung tebalnya alis. semakin tebal semakin banyak tukang yang kerja sampai pada perhitungan material bahannya. (ini sulam alis apa bangun rumah?). Disitu kadang saya sedih...

terlepas dari semua itu, jika kita mau merenung maka banyak sekali hal yang bisa pelajari dalam skema dan alur rahhasia hidup ini. tuhan menghadirkan gurat aneka warna hidup tapi pada sebuah sudut kita harus merenung sejauh mana kita telah berbuat baik dalam hidup ini? pemimpin harus berbenah sejauh mana ia bekerja untuk negara saat giur penyalahangunaan jabatan mampu dalam sekejap memperkaya diri. sejauh mana kita yang dalam hidup ini banyak mengeluh mampu bersyukur sebab sampai detik ini masih bisa membuka mata di pagi hari. jika kita mampu mengkritik maka seharusnya inisiatif untuk bekerja lebih baik harus lebih besar. saat POLRI mampu menjatuhkan Pak  Samad akan penyelewangan jabatan, maka sejauh mana mereka bisa dengan keras menghentikan praktik korupsi kecil dalam bentuk sogok dan uang damai tillang. sebab jangan sampai gajah diseberang lautan tampak sementara semut yang udah ee' di mata malah gak kelihatan.

Negara ini dipimpin oleh presiden. tapi tahukah kalo pemimpin paling kuat itu adalah diri kita. presiden hanyalah angin jika kita tak mampu bersikap layaknya pemimpin untuk pribadi. kejujuran di era teknologi ini adalah sesuatu yang mahal. sekalipun dunia ini dipenuhi orang jahat maka mereka tetaplah butuh orang jujur untuk mejaga harta mereka.

seharusnya para pemimpin bisa belajar dari fenomena ini. agar bisa menjadi  yang menonjol dalam segi  kebaikan. aneh saja jika negara kita yang telah merdeka selama 60 tahun lebih, udah mampu membeli kapal selam, udah mampu buat pesawat sendiri, kaya sumber daya alam, punya tentara militer elit di dunia tapi negerinya masih miskin, korup dan berbagai keburukan lainnya. 

sakitnya tuh di sini dan di itu kadang saya sedih...

0 komentar:

Posting Komentar

http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html http://www.resepkuekeringku.com/2015/03/resep-kue-cubit-coklat-enak-dan-sederhana.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/10/resep-donat-kentang-empuk-lembut-dan-enak.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/07/resep-es-krim-goreng-coklat-kriuk-mudah-dan-sederhana-dengan-saus-strawberry.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/06/resep-kue-es-krim-goreng-enak-dan-mudah.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/09/resep-bolu-karamel-panggang-sarang-semut-lembut.html