Jumat, 20 Mei 2016

DIA (Somebody Who Loved You)


Seberapa banyak pun gula engkau masukkan kedalam kopi, maka kopi tak pernah lupa menceritakan kepahitannya ke lidah meski sedikit. Ia tetap jujur akan dirinya. Begitupun diriku tak pernah lupa bahwa dulu engkau pernah menjadi pemanis di setiap kata rindu. Namamu Pernah menjadi tulisan iseng di lembaran catatanku. 

Kulupa Persisnya kapan aku menyimpanmu dalam hati. Yang kuingat kalau dulu aku jatuh cinta denganmu. Kau pribadi yang mengagumkan untuk saat itu. Hanya saja sekarang semuanya telah beda. Aku masih mengenalmu namun seolah kian jauh. Aku tetap bisa melihat dan menatapmu meski dari kejauhan. Satu hal yang kusadari berada dekat dengan tatap matamu tak lagi memberi getar di relungku. Kalau boleh jujur, tentangmu masih ada di sini, di dadaku. Hanya saja semuanya telah beda. Kau bukan lagi ‘Dia’, Persona yang sering kubicarakan. 

Tentang Aku dan Kamu, biarlah tetap kemarin. Memori yang hari ini perlahan usang. Tak ada penyesalan dengan semuanya sebab engkaupun bagiku adalah sebuah buku yang beri pelajaran berarti, bahwa di masa depan tak seharusnya aku gampang jatuh cinta dengan makhluk semacam kamu. Bukan karena engkau tak baik, melainkan kusadari diriku tak pantas untukmu. 

Somebody who loved You was went away within the wind and tears. Yup. Yang dulu menggilaimu telah hilang entah kemana tergerus angin dan airmata kepedihan. Suatu saat nanti engkaupun akan berujar ‘Dia’ di hari sepimu. Bercerita kepada temanmu bahwa ‘Dia’ pernah bersamamu. Meskipun tak sempurna, ‘Dia’ Persona yang kau bicarakan pernah jadi yang indah. 

Aku telah jatuh cinta kembali. Pada masa depan yang lebih baik. Pada Pengharapan yang lebih indah. Setahuku tak ada yang salah dengan sebuah impian dan harapan. Mimpi itu gratis. Selagi gratis mengapa tak kuimpikan kehidupan dan cinta yang sempurna. Hasil akhirnya biarlah kuserahkan pada pemilik rahasia hidup ini. Tugasku berusaha menggapai  mimpi kelak bisa bersama ‘Dia’ Persona yang belum kutau rupanya, namun tetap sebut dalam doaku tanpa henti.

Impianku sederhana. Aku hanya ingin hatiku terjaga sampai masanya tiba dan dipersatukan bersama ‘Dia’ yang Allah kehendaki terbaik buatku. Itu saja.

0 komentar:

Posting Komentar

http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html http://www.resepkuekeringku.com/2015/03/resep-kue-cubit-coklat-enak-dan-sederhana.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/10/resep-donat-kentang-empuk-lembut-dan-enak.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/07/resep-es-krim-goreng-coklat-kriuk-mudah-dan-sederhana-dengan-saus-strawberry.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/06/resep-kue-es-krim-goreng-enak-dan-mudah.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/09/resep-bolu-karamel-panggang-sarang-semut-lembut.html