Kamis, 19 Januari 2012

Syahrini oh Syahrini


Siapa yang tidak kenal dengan Syahrini? Penyanyi asal bogor ini punya pengaruh yang lumayan kuat bagi warga Negara di negeri ini. Segala sesuatu yang berhubungan dengannya sepertinya selalu menjadi hal yang menarik untuk diketahui lebih jauh ataupun sekedar membicarakannya tanpa arah yang jelas. Terkadang ia dianggap pencari sensasi dn sebagainya. Sebut saja tentang jambulnya yang sempat anyar dan menjadi buah bibir. Yup, JAMBUL KHATULISTIWA ala syahrini. saya gak tahu inspirasi dari mana yang membuat syahrini ingin menamai jambulnya demikian. Setahu saya kahtulistiwa itu adalah garis khayal yang membelah bumi atau Greenwich dan kebetulan Indpnesia tepat berada pada garis tersebut. Hubungannya dengan rambut berjambul, apa coba? Kalau menurut saya jambul tersebut lebih mirip gelombang laut pantai Hawaii atau jambul Ee’ kucing. Sebab bagi saya gundukan rambut itu juga lebih mirip anu kucing. Tapi saya masih salut dengan Syahrini sebab apapun yang di-sensasi-kannya menurut saya dia masih menjunjung tinggi nilai nasioanalisme. Dengan menamai jambulnya sebagai JAMBUL KHATULISTIWA maka secara tersirat ia ingin mengatakan bahwa inilah jambul buatan dalam negeri.
Sebenarnya jauh sebelum Syahrini menjdi ‘manusia’ dalam industri musik Indonesia, jambul sudh menjadi tatanan style yang mumpuni dibelahan bumi. Banyak entertainer dunia yang telah menggunakannya. Tapi mengapa menjadi buah bibir saat syahrini yang menggunakannya?? Itulah yang akan kita bahas setajam KAPAK. Seolah-olah sesuatu yang agak ‘tabu’ untuk diketahui menjadi layak tuk diperbincangkan setelah Syahrini yang menggunakannya. Semuanya terangkum dalam postingan investigasi KAPAK (kumpulan analisa dan pemikiran kesetanan). Itulah syahrini yang selalu punya sesuatu. Sesuatu yang selalu membuatnya terlihat sesuatu. Itulah sesuatu. Syahrini memang sesuatu (alhamdulillh yah, gue udah mulai gilaa!!!).
Saya bukanlah penggemar fanatic syahrini. jika pertanyaannya mengapa tema dan objek postingan saya Syahrini, adalah karena menurut saya dibalik pro-kontranya ada banyak pelajaan yang bisa kita ambil. Di antaranya:
1.       Jambul “Khatulistiwa”
Kehebohan akan jambul ini bermula saat bertandangnya LA GALAXY ke Indonesia dalam rangka tur kemenangan. Kehadiran TIM sepak bola asal amrik ini menyedot perhatian masyarakat karena salah satu pemainnya merupakan bintang sepak bola terkenal. Dialah si DAVID BECKHAM. Berbagai media telah gencar memberitakan perihal akan merumputnya si Becks di negeri Garuda ini. Lebih gilanya lagi dari anak-anak sampai lansia sibuk dengan tema ini berita tersebut (lebay..). suatu saat saya berada disebuah warung makan tuk bersantap siang. Ada banyak pengunjung dalam warung tersebut termasuk emak-emak. Salah seorang dari mereka berceloteh dengan logat bugisnya,
“Kenapa na ini terus yang diberitakan? Tidak ada adami berita lain kah?”
“Iyo, pusingka juga liatki” sambung emak yang satunya lagi.
“itu bekkang (Beckham) kambing dari manakah? Tidak adami rumput di kampunna (Negaranya) sampai ke indonesiaki (hingga harus ke Indonesia segala)?” tambahnya lagi.
Saya hampir tersedak mendengar mendengar kata-kata ibu tersebut. Agak geli juga. Bagaimana tidak, sebab ibu ini telah salah paham tentang berita yang ditontonnya. Ini mungkin disebabkan oleh berita-berita yang dalam penyampaiannya terlalu retoris sehingga bukannnya malah mengerti akan berita yang sebenarnya melainnkan menimbulkan opini-opini baru. Bayangkan saja kalo misalnya berita atau infotainment bilang gini: …”sejatinya kehadiran Beckham mencoba rumput Stadion Gelora Bung Karno akan menjadi kebanggaan tersendiri bagi warga Negara pada umumnya dan bagi Indonesia pada khususnya. Tak bisa dipungkiri ini adalah moment berharga bagi garuda sebab bisa secara langsung berhadapan dan menjajal keganasan dengan si pemilik tendangan pisang.” Orang yang gak tahu menahu perihal sepak bola berpikir akan ada adu kambing melawan garuda di GBK. Trus kambingnya nendang pake pisang. Setelah itu kambing dan garuda tersebut sama-sama makan rumput.

Itulah negeri kita. Orang pada sibuk bicara dengan kata dan kalimat yang bahkan mereka sendiri tidak mengerti sementara disisi lain pemerataan pendidikan di Negeri ini masih sangat minim.....
.....
(to be continued in 'Syahrini oh Syahrini 2')

0 komentar:

Posting Komentar

http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html http://www.resepkuekeringku.com/2015/03/resep-kue-cubit-coklat-enak-dan-sederhana.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/10/resep-donat-kentang-empuk-lembut-dan-enak.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/07/resep-es-krim-goreng-coklat-kriuk-mudah-dan-sederhana-dengan-saus-strawberry.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/06/resep-kue-es-krim-goreng-enak-dan-mudah.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/09/resep-bolu-karamel-panggang-sarang-semut-lembut.html